Kapolda Akui Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Mantan TNI

Dalam laporan yang diterima kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw tentang pengungkapan kasus pembunuhan staf KPU Yahukimo...

Dana Otsus ‘Ratusan Triliun’ Harusnya Bisa Hadirkan Kesejahteraan di Papua

Kebijakan Otonomi Khusus Papua merupakan titik temu dan jalan tengah untuk menguatkan integrasi Papua sekaligus menjadi jembatan untuk...

Kelompok Separatis Sebar Hoax Tindakan Teror di Yahukimo

Memang kasus pembunuhan yang berturut-turut terjadi itu cukup memberi rasa traumatis tersendiri kepada warga yang ingin beraktivitas,” ungkap Bupati ketika ditemui...

Markus Haluk Tidak Lagi Dipercaya Organisasi KNPB

Seiring berjalannya waktu, Markus yang sudah kian dekat dengan tokoh-tokoh KNPB mulai bermain peran di organisasi tersebut. Hal ini terlihat setidaknya dalam dua tahun terakhir dimana KNPB hanya jalan ditempat...

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Sosial Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial Budaya. Tampilkan semua postingan

9/17/2020

Warga Sipil dan Aparat Banyak Dibunuh KKB Papua, TNI Polri Harus Gelar Penidakan


Papua - Kabupaten Intan Jaya saat ini menjadi lokasi yang rawan akan aksi teror kelompok kriminal bersenjata (KKB), hal ini dilihat dari runtutan peristiwa pembunuhan dan penembakan yang terjadi.

Tercatat sejak tiga hari terakhir telah terjadi teror dan penembakan terhadap tiga tukang ojek yang merupakan warga sipil, dan juga terhadap seorang anggota TNI. (17/9)

Nahas atas peristiwa tersebut salah seorang TNI anggota Koramil Hitadipa, Serka Sahlan meregang nyawa di lokasi kejadian. Mendapati kejadian tersebut tim gabungan TNI Polri melakukan penyisiran dan upaya evakuasi terhadp Serka Sahlan yang telah tewas mengenaskan.

Berbagai luka ditemukan pada sekujur tubuhnya, termasuk areal muka yang terbelah karena bacokan senjata tajam.

Kejadian demi kejadian terus terjadi sebagai upaya eksistensi teror dari kelompok separatis. Oleh sebab itu pengamat Papua menilai harus segera dilakukannya penyelesaian konflik secara tuntas.

Baca Juga: 112 Dokter Papua Lulus Administrasi Program Beasiswa Otsus 2020

“Tidak bisa lagi TNI Polri hanya berdiam diri atas dasar pengamanan wilayah, yang kronis saat ini bukan lagi pengamanan tapi harus ada upaya penindakan,”

Hal itu diungkapan sebab telah banyak terjadi teror yang mengakibatkan kerugian dan hilangnya nyawa seseorang, baik aparat ataupun masyarakat sipil sekalipun.

Meski demikian, pihaknya juga menilai bahwa penyelesaian di Papua tidak semudah apa yang dikatakan. Ia sadar bahwa terdapat ancaman lain lewat pergerakan politik yang ada.

“Kelompok separatis di Papua juga ada organisasi ULMWP. Atas berbagai fakta, kelompok ini acap kali melakukan propaganda dan penggelapan fakta sehingga membuat setiap upaya penindakan akan digiring sebagai bentuk pelanggaran HAM”

Hal itu juga senada dengan penuturan pengamat teroris dan intelijen dari Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya. Ia mengatakan bahwa KKB di Papua memiliki jaringan yang kompleks dalam melakukan setiap aksinya.

“Mereka terorganisir, punya jaringan dalam dan luar negeri, punya agenda politik dari aksi-aksi kriminal mereka," ujar Harits.

Keberadaan asing yang turut ikut bermain telah terbaca dari setiap gejolak di Papua sebab diikuti dengan suara dari beberapa negara. Mereka mendorong bahkan memberi tekanan yang target utamanya adalah lepasnya Papua dari Indonesia.

Share:

8/29/2020

YPMAK Papua buka pendaftaran calon penerima beasiswa 2020



Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) Papua selaku lembaga yang mengelola dana kemitraan dari PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua mulai membuka pendaftaran calon penerima beasiswa tahun 2020.

 

Kepala Divisi Pendidikan YPMAK Fransiskus Wanmang di Timika, Rabu, mengatakan meskipun di tengah situasi pandemi COVID-19 YPMAK tetap berupaya merekrut calon peserta beasiswa yang berasal dari Suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan lain yaitu Dani, Damal, Nduga, Moni dan Mee.

 

Meski begitu, katanya, YPMAK kini memfokuskan pemberian beasiswa bagi peserta yang menempuh pendidikan lanjutan di Timika.

 

"Tahun ini tetap ada program beasiswa, tapi kami tidak mengirim peserta ke luar Mimika. Kami fokuskan pemberian beasiswa kepada peserta yang melanjutkan pendidikan di Timika karena adanya pandemi COVID-19," kata Fransiskus.

 

Menurut dia, peserta baru penerima beasiswa YPMAK tahun 2020 untuk jenjang Perguruan Tinggi diarahkan untuk memilih tiga mitra penyelenggara pendidikan yang sudah bekerja sama dengan YPMAK yaitu Akademi Keperawatan untuk studi keperawatan, Kolose Pendidikan Guru (KPG) untuk studi keguruan dan STIE Jambatan Bulan.


  • Dana Otsus ‘Ratusan Triliun’ Harusnya Bisa Hadirkan Kesejahteraan di Papua

 

Di luar tiga mitra pendidikan itu, YPMAK tidak menanggung biaya pendidikan putra-putri Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan lainnya atau biaya pendidikannya menjadi tanggung jawab orang tua.

 

Persyaratan lainnya yaitu calon penerima beasiswa sudah harus menempuh pendidikan pada tiga mitra pendidikan tersebut minimal selama satu hingga dua semester.

 

YPMAK akan menentukan kriteria calon penerima beasiswa berdasarkan sejumlah penilaian.

 

Adapun peserta beasiswa YPMAK tingkat SMP dan SMA yang kini masih menempuh pendidikan di Lokon, dan Manado, Sulawesi Utara, Semarang dan lainnya secara otomatis masih tetap menjadi peserta program beasiswa untuk jenjang pendidikan berikutnya tanpa harus mendaftar ulang sebagai peserta beasiswa baru.

 

Saat ini jumlah peserta aktif program beasiswa YPMAK yang sedang mengikuti perkuliahan dan studi di berbagai kota di luar Mimika sebanyak 1.313 orang mulai dari jenjang SMP hingga program studi strata tiga. Khusus di Mimika sendiri, peserta aktif program beasiswa YPMAK berjumlah lebih dari 1.000-an orang, di antaranya para siswa yang sedang bersekolah di Sekolah Asrama Taruna Papua SP4 dan Sekolah Asrama Solus Populi SP3.

Share:

Arsip Blog

Definition List

Unordered List

Support