Kapolda Akui Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Mantan TNI

Dalam laporan yang diterima kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw tentang pengungkapan kasus pembunuhan staf KPU Yahukimo...

Dana Otsus ‘Ratusan Triliun’ Harusnya Bisa Hadirkan Kesejahteraan di Papua

Kebijakan Otonomi Khusus Papua merupakan titik temu dan jalan tengah untuk menguatkan integrasi Papua sekaligus menjadi jembatan untuk...

Kelompok Separatis Sebar Hoax Tindakan Teror di Yahukimo

Memang kasus pembunuhan yang berturut-turut terjadi itu cukup memberi rasa traumatis tersendiri kepada warga yang ingin beraktivitas,” ungkap Bupati ketika ditemui...

Markus Haluk Tidak Lagi Dipercaya Organisasi KNPB

Seiring berjalannya waktu, Markus yang sudah kian dekat dengan tokoh-tokoh KNPB mulai bermain peran di organisasi tersebut. Hal ini terlihat setidaknya dalam dua tahun terakhir dimana KNPB hanya jalan ditempat...

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Bisnis. Tampilkan semua postingan

9/17/2020

Warga Sipil dan Aparat Banyak Dibunuh KKB Papua, TNI Polri Harus Gelar Penidakan


Papua - Kabupaten Intan Jaya saat ini menjadi lokasi yang rawan akan aksi teror kelompok kriminal bersenjata (KKB), hal ini dilihat dari runtutan peristiwa pembunuhan dan penembakan yang terjadi.

Tercatat sejak tiga hari terakhir telah terjadi teror dan penembakan terhadap tiga tukang ojek yang merupakan warga sipil, dan juga terhadap seorang anggota TNI. (17/9)

Nahas atas peristiwa tersebut salah seorang TNI anggota Koramil Hitadipa, Serka Sahlan meregang nyawa di lokasi kejadian. Mendapati kejadian tersebut tim gabungan TNI Polri melakukan penyisiran dan upaya evakuasi terhadp Serka Sahlan yang telah tewas mengenaskan.

Berbagai luka ditemukan pada sekujur tubuhnya, termasuk areal muka yang terbelah karena bacokan senjata tajam.

Kejadian demi kejadian terus terjadi sebagai upaya eksistensi teror dari kelompok separatis. Oleh sebab itu pengamat Papua menilai harus segera dilakukannya penyelesaian konflik secara tuntas.

Baca Juga: 112 Dokter Papua Lulus Administrasi Program Beasiswa Otsus 2020

“Tidak bisa lagi TNI Polri hanya berdiam diri atas dasar pengamanan wilayah, yang kronis saat ini bukan lagi pengamanan tapi harus ada upaya penindakan,”

Hal itu diungkapan sebab telah banyak terjadi teror yang mengakibatkan kerugian dan hilangnya nyawa seseorang, baik aparat ataupun masyarakat sipil sekalipun.

Meski demikian, pihaknya juga menilai bahwa penyelesaian di Papua tidak semudah apa yang dikatakan. Ia sadar bahwa terdapat ancaman lain lewat pergerakan politik yang ada.

“Kelompok separatis di Papua juga ada organisasi ULMWP. Atas berbagai fakta, kelompok ini acap kali melakukan propaganda dan penggelapan fakta sehingga membuat setiap upaya penindakan akan digiring sebagai bentuk pelanggaran HAM”

Hal itu juga senada dengan penuturan pengamat teroris dan intelijen dari Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya. Ia mengatakan bahwa KKB di Papua memiliki jaringan yang kompleks dalam melakukan setiap aksinya.

“Mereka terorganisir, punya jaringan dalam dan luar negeri, punya agenda politik dari aksi-aksi kriminal mereka," ujar Harits.

Keberadaan asing yang turut ikut bermain telah terbaca dari setiap gejolak di Papua sebab diikuti dengan suara dari beberapa negara. Mereka mendorong bahkan memberi tekanan yang target utamanya adalah lepasnya Papua dari Indonesia.

Share:

9/07/2020

Warga Papua Terancam Ekspansi dan Kontradiksi Sawit

 



Sorong - Para aktivis hak adat menyambut baik pembatalan izin perkebunan kelapa sawit di tanah adat di wilayah Papua, Indonesia. Mereka mengatakan, kasus tersebut adalah contoh utama dari kebutuhan untuk secara resmi mengakui hak atas tanah adat.

Pada 14 Agustus, Bupati Sorong, Provinsi Papua Barat mengeluarkan serangkaian keputusan yang mencabut berbagai izin yang dikeluarkan sejak 2011 kepada PT Mega Mustika Plantation (MMP) untuk 11.475 hektar tanah di distrik tersebut, Mongabay melaporkan.

Langkah itu dilakukan sebagai tanggapan atas kampanye jangka panjang oleh masyarakat adat Moi terhadap MMP dan dua perusahaan perkebunan lainnya (PT Inti Kebun Lestari (IKL) dan PT Sorong Agro Sawitindo (SAS)) dengan konsesi di tanah leluhur kelompok tersebut.

Konsesi MMP termasuk hutan Klaso, yang dianggap Moi sebagai bagian suci dari mitos penciptaan mereka.

“Setelah studi menyeluruh tentang perkebunan kelapa sawit di Klaso, diputuskan untuk mengembalikan (kawasan itu) kepada warga yang memiliki hak atas tanah leluhur,” ujar Johnny Kamuru, Bupati Sorong, setelah menyerahkan sendiri salinan SK yang mencabut izin MMP kepada Ketua DPRD Klaso Danci Ulimpa.


  • Gaet Ericsson, XL Axiata Bangun Teknologi 5G di Timur Indonesia
  • Demo PT FI, Minta Turun Karena Isteri Dibawa Kabur Orang


 Franky Samperante, direktur eksekutif LSM Pusaka, yang mengadvokasi hak-hak Adat di seluruh Indonesia, menyambut baik keputusan tersebut.

“Hutan di Klaso adalah tempat suku asli Moi mengenyam pendidikan,” ujarnya kepada Mongabay. “Ini untuk pendidikan Adat dan itu sakral.”

Franky mencatat, Kabupaten Sorong memiliki peraturan daerah sejak 2017 yang mengakui status adat masyarakat Moi dan melindungi mereka. Peraturan tersebut diikuti oleh pedoman (yang dikeluarkan oleh Johnny awal tahun ini) yang menjelaskan rincian pengakuan dan perlindungan hak tanah leluhur mereka.

Berdasarkan perda saja, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan seharusnya bisa menandatangani keputusan yang mencabut izin lingkungan untuk konsesi (salah satu dari tiga izin yang dikeluarkan untuk MMP sejak 2011) tiga tahun lalu, menurut Franky. Dia menambahkan, Moi telah mengajukan permintaan untuk itu pada 2018, tetapi kementerian tidak pernah mengambil tindakan.

“Seharusnya kementerian sinkron dengan pemerintah kabupaten,” ujarnya.

Share:

9/01/2020

Demo PT FI, Minta Turun Karena Isteri Dibawa Kabur Orang

 



Aksi spontanitas Demo yang dilakukan sejumlah karyawan PTFI dengan memblokade Jalan Tambang di Mile Point (MP) 72 PT Freeport Indonesia (PTFI) di Tembagapura dan menuntut pembukaan akses bus shift day off (SDO), dikarenakan alasan permasalahan keluarga karyawan tersebut.

 

Kadisnaker Kabupaten Mimika, Paulus Yanengga yang sempat menemui para karyawan PTFI saat sedang melakukan aksi demo beberapa waktu yang lalu, kepada wartawan sedikit bercerita, alasan karyawan sampai melakukan aksi tersebut dan menuntut agar managemen PTFI kembali membuka akses bagi mereka untuk bisa bertemu dengan keluarga mereka dan mengobati kerinduan mereka selama kurang lebih 6 bulan.

 

“Selama 6 bulan ini mereka tidak diizinkan turun dari wilayah Tembagapura, selama itu ada beberapa karyawan yang orang tuanya meninggal dan mereka tidak bisa mengikuti pemakaman karena mereka belum dizinkan untuk turun. Bahkan ada yang istrinya meninggal, ada yang anaknya meninggal dan mereka hanya bisa mendegar kabar dan tidak bisa turun,” kata Yanengga saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (1/9/2020)

 

Bahkan kata Yanengga, ada juga istri karyawan yang dibawa kabur laki-laki lain, dan anaknya terlantar, mungkin karena itu sehingga dengan spontanitas para karyawan mulai berkumpul dan melakukan demo secara besar-besaran meminta mereka kembali diberikan fasilitas untuk turun ke Timika.


  • YPMAK Papua buka pendaftaran calon penerima beasiswa 2020

 

“Mereka hanya minta managemen sediakan bus untuk para karyawan bisa turun ke Timika,” ujarnya.

 

Yanengga mengungkapkan, ada beberapa karyawan sebelumnya meminta izin ke manajemen untuk turun ke Timika karena ada kedukaan dan juga masalah lainnya.

 

“Itu kita sudah sampaikan kepada managemen untuk bisa melihat hal tersebut, sehingga ke depan tidak ada lagi yang melakukan demo dan pekerjaan tetap berjalan normal,” kata Yanengga. (Salam Papua)

Share:

8/29/2020

Gaet Ericsson, XL Axiata Bangun Teknologi 5G di Timur Indonesia



Jakarta - XL Axiata memakai dua solusi teknologi Ericsson yang dinilai dapat meningkatkan kinerja jaringan. Maka, penerapan 5G bisa dilakukan di timur Indonesia.

 

Perusahaan telekomunikasi, XL Axiata bekerja sama dengan Ericsson untuk mengimplementasikan jaringan internet generasi kelima (5G) di kawasan timur Indonesia. Teknologi yang dibawa oleh Ericsson disebut-sebut mampu meningkatkan kinerja jaringan. Solusi yang ditawarkan Ericsson kepada XL Axiata yakni Cloud Packet Core. Layanan ini meliputi Evolved Packet Gateway, yang memungkinkan arsitektur jaringan inti (core network) terdistribusi dan meningkatkan kinerja jaringan.

 

  • Dana Otsus ‘Ratusan Triliun’ Harusnya Bisa Hadirkan Kesejahteraan di Papua

 

Teknologi itu juga diklaim meningkatkan efisiensi layanan. Sebab, Evolved Packet Gateway dapat dikembangkan menjadi operasi mode ganda 5G Cloud Core, 5G EPC dan 5G Core (5GC).


Selain itu, XL Axiata mengadopsi jaringan inti Network Functions Virtualization Infrastructure (NFVI). NFVI memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan teknologi-teknologi baru dengan kustomisasi bawaan dan inovasi. Dengan begitu, NFVI dapat mendukung pengenalan layanan baru. Selain itu, dapat memperkaya pengalaman pengguna dalam menggunakan internet. Solusi itu juga memungkinkan operator mengimplementasikan telekomunikasi virtual, OSS, BSS, IT dan aplikasi pada media dengan kecepatan penuh. Layanan ini erintegrasi dengan edge computing dan pengelolaan kontainer, sehingga bisa menerapkan aplikasi berbasis komputasi awan (cloud) dengan cepat dan berisiko rendah.


  • YPMAK Papua buka pendaftaran calon penerima beasiswa 2020


Chief Technology OfficerXL Axiata Yessie D Yosetya optimistis, teknologi itu dapat membantu perusahaan menjadi pemimpin pasar di Tanah Air. Selain itu, “mampu memenuhi permintaan pengguna yang terus meningkat,” kata dia dikutip dari siaran pers, Kamis (30/7).

 

Berdasarkan laporan Ericsson Mobility Report edisi Juni 2019, rata-rata penggunaan data di perangkat 5G di Indonesia diperkirakan meningkat 10 kali lipat. “Pengguna selalu mencari teknologi canggih saat ini,” katanya. Country Head of Ericsson Indonesia Jerry Soper mengaku, perusahaan memimpin pasar Evolved Packet Core virtual dan NFVI dalam beberapa tahun terakhir. “Kematangan penerapan perangkat lunak (software) kami, stabilitas kinerja operasional dan kemampuan pengiriman lokal menjadi faktor penting bagi XL Axiata dalam memilih kami,” katanya. (Katadata)

 

Share:

YPMAK Papua buka pendaftaran calon penerima beasiswa 2020



Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) Papua selaku lembaga yang mengelola dana kemitraan dari PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua mulai membuka pendaftaran calon penerima beasiswa tahun 2020.

 

Kepala Divisi Pendidikan YPMAK Fransiskus Wanmang di Timika, Rabu, mengatakan meskipun di tengah situasi pandemi COVID-19 YPMAK tetap berupaya merekrut calon peserta beasiswa yang berasal dari Suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan lain yaitu Dani, Damal, Nduga, Moni dan Mee.

 

Meski begitu, katanya, YPMAK kini memfokuskan pemberian beasiswa bagi peserta yang menempuh pendidikan lanjutan di Timika.

 

"Tahun ini tetap ada program beasiswa, tapi kami tidak mengirim peserta ke luar Mimika. Kami fokuskan pemberian beasiswa kepada peserta yang melanjutkan pendidikan di Timika karena adanya pandemi COVID-19," kata Fransiskus.

 

Menurut dia, peserta baru penerima beasiswa YPMAK tahun 2020 untuk jenjang Perguruan Tinggi diarahkan untuk memilih tiga mitra penyelenggara pendidikan yang sudah bekerja sama dengan YPMAK yaitu Akademi Keperawatan untuk studi keperawatan, Kolose Pendidikan Guru (KPG) untuk studi keguruan dan STIE Jambatan Bulan.


  • Dana Otsus ‘Ratusan Triliun’ Harusnya Bisa Hadirkan Kesejahteraan di Papua

 

Di luar tiga mitra pendidikan itu, YPMAK tidak menanggung biaya pendidikan putra-putri Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan lainnya atau biaya pendidikannya menjadi tanggung jawab orang tua.

 

Persyaratan lainnya yaitu calon penerima beasiswa sudah harus menempuh pendidikan pada tiga mitra pendidikan tersebut minimal selama satu hingga dua semester.

 

YPMAK akan menentukan kriteria calon penerima beasiswa berdasarkan sejumlah penilaian.

 

Adapun peserta beasiswa YPMAK tingkat SMP dan SMA yang kini masih menempuh pendidikan di Lokon, dan Manado, Sulawesi Utara, Semarang dan lainnya secara otomatis masih tetap menjadi peserta program beasiswa untuk jenjang pendidikan berikutnya tanpa harus mendaftar ulang sebagai peserta beasiswa baru.

 

Saat ini jumlah peserta aktif program beasiswa YPMAK yang sedang mengikuti perkuliahan dan studi di berbagai kota di luar Mimika sebanyak 1.313 orang mulai dari jenjang SMP hingga program studi strata tiga. Khusus di Mimika sendiri, peserta aktif program beasiswa YPMAK berjumlah lebih dari 1.000-an orang, di antaranya para siswa yang sedang bersekolah di Sekolah Asrama Taruna Papua SP4 dan Sekolah Asrama Solus Populi SP3.

Share:

Dana Otsus ‘Ratusan Triliun’ Harusnya Bisa Hadirkan Kesejahteraan di Papua



Kebijakan Otonomi Khusus Papua merupakan titik temu dan jalan tengah untuk menguatkan integrasi Papua sekaligus menjadi jembatan untuk meniti perdamaian dan membangun kesejahteraan. Otsus yang telah dijalankan selama hampir kurang lebih 20 tahun sendiri juga telah dikukuhkan dengan UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua.


Sejauh ini, sejak dilaksanakan selama 20 tahun besaran dana Otsus untuk Papua mencapai Rp127 triliun yang difokuskan terutama 30% untuk sektor Pendidikan dan 15% untuk sektor Kesehatan dan Gizi. Dengan besaran dana Otsus tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah RI untuk pembangunan Papua.


Melalui Otsus pula, Orang Asli Papua diberikan kebebasan untuk mengatur rumah tangganya sendiri. Hal ini terlihat dari pasal 12 pada UU 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus. Karena bagi Provinsi Papua/Barat Gubernur dan Wakil Gubernur wajib diisi orang asli Papua (OAP). Salah satu kebijakan ini dimaksudkan untuk mempercepat kesejahteraan rakyat Papua secara menyeluruh, karena lewat andil dari pemimpin yang notabene merupakan OAP diharapkan pendekatan secara adat/budaya lebih tercipta.


Walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa akan ada pula kelebihan dan kelemahan dalam pelaksanaannya. Namun yang terpenting bagi keberlangsungan otsus adalah meningkatnya kesejahteraan bagi rakat Papua melalui indikator peningkatan akuntabilitas serta transparansi oleh penyelenggaranya.


Ketua DPRD Kabupaten Maybrat Ferdinando Solossa menjelaskan, kehadiran otsus Papua dari awal sejak 2001 merupakan sebuah tuntutan orang Papua yang merasa tertinggal dari berbagai aspek. Menurut dia, dalam kurun waktu 20 tahun sampai saat ini, kehadiran otsus diakui memang memberi manfaat yang begitu besar. 


  • Menparekraf ajak swasta terlibat kembangkan produk kreatif lokal
  • Kapolda Akui Pelaku Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Mantan TNI


"Manfaat Otsus sangat besar bagi Papua, bahkan dari sisi anggaran setiap tahun terus meningkat," ungkapnya kala melakukan diskusi secara virtual.


Ia menjelaskan, anggaran otsus yang dikucurkan pemerintah pusat dari tahun 2000 hingga 2020 sekarang , dimana dari sisi besaran dana terus meningkat, juga diprioritaskan untuk empat program prioritas. Seperti, aspek pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal itu, menjadi bukti, bahwa perhatian pemerintah pusat ke Papua begitu besar.


Solossa juga berharap dalam implementasi ke depan, pemerintah daerah diberikan ruang sebesar-besarnya dari sisi kewenangan agar Otsus makin memberi manfaat optimal. Juga, agar implementasi otsus itu terakomodasi secara baik sehingga anggaran yang begitu besar bisa direalisasikan sesuai dengan peruntukannya. Dengan begitu sisi manfaat otsus akan bisa lebih dirasakan oleh masyarakat.


Dekan Fakultas Hukum Universitas Cendrawasih Hendrik Krisifu mengingatkan bahwa masyarakat Papua jangan keliru memaknai otsus. Menurutnya, otsus itu tidak akan berakhir pada tahun depan. Ia menjelaskan, Undang-Undang Otsus itu sebanyak 78 pasal, tidak ada satu pasal pun yang menyatakan akan berakhir tahun 2021. 


“Yang jelas, di pasal 34 ayat 6, disebut bahwa yang berakhir pada tahun 2021 adalah dana otonomi khusus. Jadi, kata Hendrik, harus ada satu pemahaman di masyarakat, bawah bukan Otsus yang akan berakhir. Namun kucuran dana Otsusnya yang akan berakhir,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa hal tersebut tidak akan mengubah Papua yang akan tetap mendapat keistimewaan tersendiri untuk membangun daerahnya.

Share:

8/27/2020

Menparekraf ajak swasta terlibat kembangkan produk kreatif lokal

 


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengajak sektor swasta untuk turut terlibat aktif dalam mengembangkan produk kreatif lokal sekaligus mendukung pelaku UMKM di sektor ekonomi kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Jumat, mengatakan pandemi COVID-19 yang melanda saat ini berdampak signifikan terhadap sektor ekonomi kreatif dan UMKM.

"Sejalan dengan arahan Presiden, kita perlu menggalakkan kemandirian sebagai sebuah bangsa. Dengan itu, kita bisa menggerakkan kembali roda ekonomi yang terganggu akibat pandemi, bahkan kita bisa membajak pandemi ini agar sebisa mungkin untuk membuat kemajuan atau lompatan agar Indonesia jauh lebih baik," kata Wishnutama.

Ia salah satunya menyambut baik penyelenggaraan Festival Kreatif Lokal 2020 yang diinisiasi oleh sektor swasta dengan menggandeng sejumlah pihak termasuk kementeriannya.

Wishnutama sekaligus menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kemenparekraf dengan Adira Finance dalam penyelenggaraan “Festival Kreatif Lokal 2020" pada 27 Agustus 2020 secara daring.

Ia pun berharap Festival Kreatif Lokal tidak sekadar program CSR, namun dapat diyakini untuk mendorong para pelaku kreatif melakukan inovasi dan kreativitas sehingga mampu meningkatkan taraf hidup serta memberdayakan para pelaku ekonomi kreatif untuk melalui pandemi ini.

"Kita harapkan dengan sinergi ini pelaku ekonomi kreatif dapat kembali bangkit sehingga kita semua dari berbagai macam sektor dapat memajukan perekonomian kembali dan negeri kita yang kita cintai," kata Wishnutama.

 

Sementara itu Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya saat sesi diskusi mengatakan, pemerintah sebelumnya telah menggulirkan program Bangga Buatan Indonesia, sebuah gerakan nasional berbentuk gotong royong dari UMKM untuk UMKM Indonesia.

Sebagai turunan dari gerakan nasional tersebut, Kemenparekraf/Baparekraf kemudian menjalankan program #BeliKreatifLokal yang memberikan berbagai pendampingan untuk peningkatan kompetensi pelaku UKM ekraf agar dapat masuk ke platform digital.

"Dengan berbagai pendampingan yang dilakukan Kemenparekraf/Baparekraf kepada para pelaku UMKM di sektor ekonomi kreatif melalui program #BeliKreatifLokal, ‘average’ penjualan para pelaku UMKM meningkat sekitar 24 persen dari sebelum mereka ‘onboarding’. Hal ini tentu hasil yang menggembirakan" kata Nia Niscaya.

 

Karena itu ia mengapresiasi penyelenggaraan Adira Finance Festival Kreatif Lokal yang akan mendorong lebih banyak lagi UMKM ekraf yang mendapatkan pendampingan dan dukungan.

Secara kelembagaan, Nia berharap lewat kerja sama ini juga dapat meningkatkan brand Wonderful Indonesia agar semakin dikenal. "Kemitraan ini dapat memberikan hasil dan manfaat untuk banyak pihak," kata Nia.

Festival Kreatif Lokal 2020" merupakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Adira Finance yang bertemakan “Bangkit Bersama Sahabat” yang diadakan mulai Agustus 2020 hingga Januari 2021.

 

Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Kemenparekraf RI #BeliKreatifLokal dan Bangga Buatan Indonesia.

Festival Kreatif Lokal 2020 meliputi dua program acara yaitu Kreatif Lokal Award dan Konser Kreatif Lokal.

Kreatif Lokal Award merupakan sebuah apresiasi nyata Adira Finance bagi individu pelaku wirausaha yang telah menunjukkan prestasi kinerja baik dan memberdayakan masyarakat sekitarnya melalui inovasi dan kreativitas sehingga meningkatkan taraf hidup diri dan lingkungannya.

Ajang ini berupaya mencari 18 pemenang dari 6 kategori bidang ekonomi kreatif yang dilombakan yaitu Kuliner, Fashion, Kriya, Fotografi, Video, dan Pertunjukan.

Selain modal usaha dengan total ratusan juta rupiah, para pemenang akan mendapatkan “business coaching”, program pendampingan bersama dengan Kemenparekraf RI, lapak online di Bukalapak, serta eksposur di media mengenai produk dan usaha mereka. Para pelaku UKM kreatif dapat mendaftarkan sebagai peserta dengan mengunjungi microsite bit.ly/festivalkreatiflokal.

Pengumuman pemenang Kreatif Lokal Award diadakan pada November 2020 bertepatan dengan HUT Adira Finance ke-30.

Pada penghujung Festival Kreatif Lokal 2020, akan diadakan Konser Kreatif Lokal pada Januari 2021, dengan rangkaian kegiatan terdiri dari Live Streaming event, Online Bazzar mengangkat produk para pemenang award, Online Workshop & Talkshow dengan ikon kreatif sesuai dengan kategori, serta Konser Amal artis ternama untuk menarik donasi bagi pelaku UKM yang terdampak pandemi.

"Melihat dari perjalanan dua tahun sebelumnya dari Festival Kreatif Lokal ini, apa yang kita lakukan mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Target kami membuat acara ini semakin besar dan berkelanjutan ke depannya agar memberikan dampak yang lebih luas pada masyarakat," kata Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli.

Share:

3 Bulan Jabat, CEO TikTok Mundur Karena Ditentang Presiden Trump



Kevin Mayer mundur sebagai CEO TikTok. Dalam memo kepada karyawan, mantan eksekutif Disney yang baru bergabung per awal Juni lalu itu merinci alasannya mundur karena respon keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang melarang aplikasi tersebut.

 

Pesan tersebut mengatakan bahwa setelah perubahan yang tajam dari lingkungan politik, Mayer telah melakukan refleksi yang signifikan tentang apa yang dibutuhkan oleh perubahan struktural perusahaan. "Dan pada akhirnya saya memutuskan untuk keluar dari perusahaan," tulis Mayer, seperti dikutip laman GSM Arena, Kamis 27 Agustus 2020.

 

Juru bicara TikTok mengatakan bahwa platform besutan ByteDance, raksasa internet di Cina, itu telah mengapresiasi dinamika politik beberapa bulan terakhir dan mengubah ruang lingkup peran Mayer. "Dia juga ditunjuk sebagai COO ByteDance, perusahaan induk TikTok, tapi kami belum mengetahui apakah dia akan mempertahankan posisi ini," katanya.

 

Mayer bekerja sebagai bos TikTok hanya tiga bulan. Perekrutannya adalah bagian dari upaya TikTok untuk melawan dari tekanan Amerika yang menuduh platform tersebut telah memberi akses data pengguna dan konten kepada pemerintah Cina. Trump lewat perintah eksekutifnya memaksa TikTok menjual bisnisnya di Amerika Serikat ke perusahaan setempat atau hengkang.

 

"Kami tidak bersifat politis, kami tidak menerima iklan politik dan tidak punya agenda," kata CEO TikTok, Kevin Mayer, pada awal bulan ini. Dia menambahkan, "Tujuan kami adalah tetap bersemangat, platform dinamis yang bisa dinikmati semua orang."

 

ByteDance sebelumnya juga telah mengumumkan memisahkan TikTok dari banyak bisnisnya di Cina. Perusahaan itu juga membuat beberapa perekrutan eksekutif baru dalam beberapa bulan terakhir, termasuk Mayer yang dibajak dari Disney per 1 Juni lalu.

 

Sebelum Mayer, eks intellectual property chief di Microsoft, Erich Andersen, telah lebih dulu ditunjuk sebagai global general counsel pada Januari lalu. Sebelumnya lagi, ByteDance merekrut Vanessa Pappas, eksekutif veteran di YouTube, untuk menjalankan bisnis operasi di Amerika Serikat.

 

Informasi terbaru adalah perusahaan teknologi Oracle termasuk yang meminati akuisisi TikTok selain Microsoft. Jika itu terjadi, perusahaan perangkat lunak yang berbasis di California itu kemungkinan besar akan mengganti CEO, jadi kepergian Mayer dianggap bukanlah kejutan besar.

Share:

Arsip Blog

Definition List

Unordered List

Support