9/02/2020

Markus Haluk Tidak Lagi Dipercaya Organisasi KNPB

 


Jayapura – Pergerakan Papua tidak hanya sebatas pergolakan senjata namun peranan politik yang masif juga sangat berpengaruh untuk merealisasikan cita-cita bangsa. Dalam mewujudkan hal itu kita mengenal Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sebagai salah satu organisasi yang berafiliasi pada gerakan politik.

Sebagai organisasi yang banyak diisi oleh kaum muda, KNPB memiliki ratus bahkan ribuan simpatisan yang tersebar diseluruh antero Papua dan luar Papua sekalipun. Hal ini yang menjadikan KNPB sebagai salah satu motor penggerak dalam berbagai aksi perjuangan.

Tidak bisa menyangkal bahwa KNPB dengan segala kekuatan massa yang besar akan memiliki permasalahan tersendiri. Ini dikarenakan begitu kompleksnya birokasi yang dimiliki KNPB, sebab berbagai sekretariatnya ada di berbagai wilayah harus bisa terhubung dengan komando pusat.

Kondisi itu yang dimanfaatkan Markus Haluk untuk mendekati organisasi KNPB, walaupun Markus saat itu juga sudah menempati jabatan sebagai Direktur Eksekutif United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

  • Kapolda: Pelaku Pembunuhan Yahukimo, ‘Tidak Ada Ampun!’
  • Kelompok Separatis Sebar Hoax Tindakan Teror di Yahukimo

Seiring berjalannya waktu, Markus yang sudah kian dekat dengan tokoh-tokoh KNPB mulai bermain peran di organisasi tersebut. Hal ini terlihat setidaknya dalam dua tahun terakhir dimana KNPB hanya jalan ditempat. Salah satu faktornya disebabkan karena Markus hanya memanfaatkan KNPB untuk mencari keuntungan pribadi.

Hal itu diperparah ketika Agus Kossay yang merupakan Ketua KNPB Pusat terpaksa digelandang dan ditahan di Balikpapan pada 2019. Ia bersama Warpo Wetipo yang saat itu dipercaya untuk mengakomodir perjuangan malah memperburuk ruang gerak KNPB. Sampai suatu saat ia kedapatan melakukan penarikan dana hasil pengumpulan dari berbagai KNPB sektor wilayah yang sebetulnya akan digunakan untuk menunjang kebutuhan Agus Kossay di Lapas Balikapapan.

 ‘Tidak ada kesalahan yang tidak terlihat’, beruntung saat ini sebagian anggota sudah mengetahui kebusukan yang dibawa oleh Markus ke organisasi perjuangan KNPB, buntutnya Markus tidak lagi dipercaya oleh KNPB dalam mengawaki pergerakan.

Sial bagi Markus ketika ia menunggangi KNPB dengan aksi penolakan terhadap otonomi khusus, ULMWP mulai memikirkan kedudukannya. Sebab aksi penolakan otsus tidak menjadi agenda yang diusung oleh ULMWP saat ini. Hal ini diungkapkan oleh Buchtar Tabuni yang menilai bahwa fokus ULMWP adalah referendum dan tidak menggubris otsus. Markus Haluk dengan segala siasat telah dianggap benalu oleh KNPB dan ULMWP.

Share:

9 komentar:

  1. 𝐵𝑒𝑛𝑎𝑟𝑘𝑎 𝑘𝑎𝑤𝑎𝑛-𝑘𝑎𝑤𝑎𝑛.

    BalasHapus
  2. Pintar juga ne... Papuanesia mempropaganda berita. Sngat disayang blok situs macam Papuanesia begini.

    BalasHapus
  3. Berita propaganda yg sangat rendah kualitas penulisannya. Terbukti kalau kualitas intelektualitas penulis berita ini sangat rendah. Masih harus banyak belajar!

    BalasHapus
  4. Papuainside.com adalah media propaganda jadi jangan pernah percaya

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Virus Perpoganda pemecah belah sedang mainkan oleh klonial indonesia
    Karena pengaruh KNPB indonesia kewalahan jd sayag saja

    BalasHapus

Arsip Blog

Definition List

Unordered List

Support